AswajaKe NU-AN

Prinsip Dasar Nahdlatul Ulama dalam Bermasyarakat

Agama Islam merupakan agama yang ramah, berkaitan dengan hal ini Nahdlatul Ulama selalu eksis dan berkontribusi penuh dalam melestarikan ajaran Islam Ahlussunnah Waljamaah dengan memberikan perhatian besar pada hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Adapun prinsip dasar Nahdlatul Ulama dalam bermasyarakat, yaitu:

1. Tawasuth dan I’tidal

Sikap tengah-tengah yang menjunjung tinggi keharusan untuk berlaku adil dan lurus (tidak berlebihan ataupun ekstrim) di tengah masyarakat.

2. Tasamuh

Sikap toleran terhadap perbedaan pandangan dan pendapat baik terkait dengan persoalan keagamaan mengenai hal furu’iyah dan khilafiyah, serta masalah sosial kemasyarakatan, kebudayaan, dan lain sebagainya.

3. Tawazun

Sikap seimbang atau berimbang dalam segala hal, baik dalam penggunaan dalil aqli (akal pikiran) dan naqli (Alquran dan Hadits) dan lain sebagainya.

4. Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Perilaku yang memiliki kecenderungan kebaikan, kepekaan yang berguna dan bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat. Serta sikap dan perilaku untuk menolak dan mencegah segala sesuatu yang membawa kemudharatan, kemaksiatan, serta kemungkaran yang tidak disenangi oleh Allah Subhanahu Wata’ala.

Terkait dengan hal ini, Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 143.

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً

Artinya:
“Dan demikianlah kami jadikan kamu sekalian (umat Islam) umat pertengahan (adil dan pilihan), agar kamu menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) manusia umumnya dan supaya Allah SWT menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) kamu sekalian. (QS. al Baqarah [2] : 143).

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sikap dan prinsip dasar Nahdlatul Ulama dalam bermasyarakat itu merupakan prinsip ideal yang sesuai dengan ajaran Islam.

Oleh karenanya sudah sepatutnya seluruh warga Nahdliyyin dan seluruh masyarakat secara umum itu untuk bisa dan mampu mengimplementasikan prinsip dasar ideal bermasyarakat ini dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam.

Kontributor: Eqtafa Berrasul Muhammad

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close