InternasionalLembaga & OtonomNasionalTokoh

Paradigma Ulama Nusantara dan Dunia dalam Forum Agama (R20)

Forum R20 merupakan perwujudan dalam mengembangkan agama yang dihadiri oleh para pemimpin agama terkemuka yang berlangsung di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua Bali dari 2-3 November, 2022.

Adapun lima tema pembahasan di dalam Forum Agama (R20). (1) Kepedihan Sejarah, Pengungkapan Kebenaran, Rekonsiliasi dan Pengampunan. (2) Mengidentifikasi dan Merangkul Nilai-nilai Mulia yang Bersumber dari Agama dan Peradaban Besar Dunia. (3) Agama Berfungsi Sebagai Sumber Solusi Sejati dan Bukan Masalah di Abad ke-21. (4) Mengidentifikasi Nilai-nilai yang untuk Dibutuhkan untuk Mengembangkan dan Menjamin Koeksistensi Damai dan (5) Ekologi Spiritual.

Secara resmi Forum Agama G20 atau R20 tersebut menjadi gerakan internasional dalam merealisasikan perdamaian serta menghimbau bahwa Agama berfungsi sebagai solusi yang dinamis, ketimbang menjadi sumber masalah” tutur, KH Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Pendiri Forum R20 dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Indonesia. (2/11).

Forum Agama yang dikenal dengan istilah “R20” ini merupakan sebagai bentuk gerakan internasional dan aksi nyata dalam mewujudkan perdamaian antar pemeluk agama bersama para pemuka agama dunia yang berdialog bersama-sama demi kemaslahatan umat manusia. Disadari atau tidak beliau (KH Yahya Cholil Staquf) menyatakan dan mengakui bahwa pada dewasa ini telah banyak sekali persoalan-persoalan yang muncul dan dilatari oleh permasalahan agama.

Forum Religion of Twenty (R20) ini dapat dikatakan sebagai satu platform yang mengedepankan dialog dengan para pemimpin agama terkemuka, sehingga forum tersebut dapat memperluas misi mulia dari Liga Dunia Muslim.

Forum Agama G20 tersebut diinisiasi oleh NU (Nahdlatul Ulama) sebagai organisasi muslim terbesar di dunia dan didukung penuh oleh pemerintah Indonesia. Forum R20 (Religion of Twenty) merupakan forum puncak dari berbagai agama dalam mewujudkan perdamaian di antara semua kalangan melalui dialog yang memiliki nilai-nilai keluhuran dan kaidah-kaidah spiritualitas dari para pemuka agama terkemuka.

Pada perhelatan besar Forum Agama (R20) yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali, 2-3 November, 2022 tersebut memiliki visi antara lain ; Pertama, mencegah identitas sebagai senjata politik. Kedua, membatasi penyebaran kebencian komunal. Tiga, mempromosikan solidaritas dan rasa hormat di antara beragam masyarakat, budaya, dan bangsa di dunia, dan mendorong munculnya tatanan yang benar-benar adil dan harmonis, yang didasarkan pada penghormatan terhadap persamaan hak dan martabat setiap manusia. (2/11).

(Abdul Majid Ramdhani).

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close