DaerahLembaga & OtonomPesantren

Melalui MAKESTA, IPNU-IPPNU Bojongsari Perkuat Faham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Era Kontemporer

Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bojongsari, gelar kegiatan pelatihan Masa Kesetiaan Anggotta baru. Hal ini dibenarkan oleh Ketua IPNU Bojongsari
Aldi Alfian

“Alhamdulilah, kegiatan dilaksanakan 2 hari 19 – 20 Juni 2021 di Pondok Pesantren Darul Ulum Al – Anwariyah, tepatnya di Jl H. Suhaemi no 9 RT. 02/03 Parung tengah duren mekar kec Bojongsari,” kata Aldi di sela-sela penutupan kegiatan MAKESTA, 20 Juni 2021.

Laki-laki yang lahir 21 tahun lalu menyampaikan kegiatan MAKESTA Bojongsari diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari berbagai perwakilan komisariat dan ranting.

“Diantaranyadari ponpes Bahrul Hadi Arrahmani kelurahan Pondok petir 4 orang, dari ponpes Darut Tafsir kelurahan Duren Mekar 5 Orang, kelurahan Serua 2 orang, kelurahan curug 1, Bojongsari 2 orang. Adapun peserta yg diluar dari kecamatan Bojongsari. Dari kecamatan sawangan 6 orang. Dari kecamatan Pancoran Mas 1 Orang,” terang, lelaki kelahiran Wonosobo ini.

Diwaktu yang sama, Anita Ketua IPPNU Bojongsari yang juga selaku penanggungjawab acara memberi keterangan bahwa kegiatan MAKESTA tidak hanya berhwnti pada pelatihan formal saja, namun ada kegiatan tindaklanjut.

“Pastinya kita akan kumpul lagi sesuai kesepakatan peserta, upaya memperkuat organisasi nanti akan ada Kajian Bedah PD/PRT di RTL. dan dilanjutkan materi Aswaja dan ke NU an, upaya memperkuat ideologi,” tegas perempuan kelahiran Depok ini.

Tujuan kegiatan MAKESTA, lanjut Perempuan yang lahir tahun 2001 an, menyampaikan bahwa kegiatan ini mempunyai 2 tujuan. Tujuan umum Dan khusus.

“Tujuan umumnya, untuk membentuk Pemuda-Pemudi dan pelajar yang siap beradaptasi dengan lingkungan masyakarat (Fisik maupun Social) guna mencapai pengabdian yang Optimal terhadap Agama, Masyarakat dan Organisasi,” tutur perempuan yang mempunyai wajah manis dan cantik ini.

“Sementara tujuan khususnya, Menanamkan Ideologi Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Ke-NU-an. Membangun kesadaran kritis akan pentingnya berorganisasi. Menanamkan Keyakinan bahwa IPNU-IPPNU Merupakan pilihan Organisasi yang tepat sebagai sarana menempa potensi diri. Memberikan wawasan tentang kemampuan dasar Organistoris,” tutup Anita.

Pewarta : Sidqia Hetin

Tags

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close