DaerahLembaga & Otonom

Konfercab PCNU ke-7 Kota Depok, Bagaimana Hubungan NU Dengan Pemerintah?

Depok – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok masa khidmat 2019-2024 menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-7, yang diselenggarakan di kantor PCNU Kota Depok, Sabtu, 8 Juni 2024.

Pada Konfercab PCNU Kota Depok tersebut, dihadiri oleh seluruh banom se-Kota Depok, dan Ketua PWNU Jawa Barat, serta juga perwakilan pemerintah Kota Depok.

PCNU Kota Depok periode 2019-2024 telah berupaya sekuat tenaga memuliakan warga Nahdlatul Ulama di Kota Depok, dengan sumber daya yang ada dan pengerjaan sebaik-baiknya.

Adapun beberapa hal telah dijalankan dalam satu periode tersebut diantaranya, melakukan kurang lebih 13 kali pengkaderan, melaksanakan program layanan keagamaan, diskusi melalui forum kajian Lailatul Ijtima’ sebanyak 54 kali, dan pada Januari 2023 melaksanakan kegiatan apel 11.000 kader NU Kota Depok dalam rangka menyambut harlah (Hari Lahir) 1 abad Nahdlatul Ulama.

KH Nasihun Syahroni dalam sambutannya, menyinggung soal hubungan antara NU dengan pemerintah, terkhusus yang ada di Kota Depok.

Beliau menyampaikan, belum merasakan adanya kolaborasi yang baik dengan pemerintah Kota Depok, ini terjadi karena ada beberapa miskomunikasi antara kami (PCNU) dengan pihak pemerintah.

“Bagaimanapun adanya Nahdlatul Ulama adalah bagian dari pendiri bangsa ini yang sangat pantas untuk diajak kolaborasi oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pembangunan,” ujar KH Nasihun Syahroni, dalam sambutan pembukaannya.

Beliau juga melanjutkan dengan memberi pesan kepada pemerintah, “Silakan dibahas, apakah hubungan Nahdlatul Ulama dengan pemerintah yang seperti ini adanya, mau dilanjutkan seperti ini atau mau diperbaiki”.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok, KH. Achmad Solechan, juga ikut memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Nahdlatul Ulama yang ikhlas secara lahir batin untuk bersama-sama bejuang.

KH Achmad Solechan, juga ikut mengomentari antara NU dengan pemerintah, “Kami tahu di Nahdlatul Ulama tidak seperti di pemerintah yang jelas struktur APBN, APBD, serta fasilitasnya, tapi disini betul-betul menuntut khidmat dan keikhlasan kita, sesuai dengan niatnya itulah yang didapat di dalam Nahdlatul Ulama”.

“Sebagai mana amanat dari pendahulu, NU tidak pernah melawan pemerintah, NU selalu bersama pemerintah,” sambungnya.

Asisten Daerah (Asda) bidang Kesejahteraan Rakyat Kota Depok, Gandara Budiana, yang juga hadir dalam pembukaan Konfercab PCNU Kota Depok memberikan pernyataan serta klarifikasi, “Saya yakin tidak ada masalah-masalah yang berarti diantara pemerintah dan organisasi, karena kewajiban pemerintah adalah mengayomi seluruh warga termasuk organisasi, Insya Allah kami siap akan bekerja sama dan berkolaborasi mulai saat ini”.

“Jadi, apabila ada keluhan atau apapun kami juga akan pro-aktif dan mohon juga dari PCNU ikut serta secara pro-aktif, kami akan betul-betul agar kolaborasi ini berjalan dengan baik tanpa kendala,” jelasnya.

Ketua PC GP Ansor Kota Depok, H Muhammad Kahfi, memberi tanggapan mengenai acara Konfercab PCNU Kota Depok, “Harapannya bagaimana ke depan ditambah yang kurang supaya menghasilkan pemimpin NU yang berkualitas sehingga ke depan NU Kota Depok semakin solid dan dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Depok”.

Dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad, dalam sambutan pembukaan Konfercab PCNU Kota Depok beliau memberikan pesan, “Pertama, bahwa NU jangan dijadikan tenda yang bisa disewa kesana kemari lama-lama akan bocor tendanya, kalau bocor, penghuninya tidak betah pada pergi. Kedua, jangan jadikan NU seperti taksi, yang bisa disewa dan kemanapun berhentinya sesuai yang membayar”.

“Tapi jadikan NU seperti gerbong kereta api, start nya jelas dan gerbongnya besar, siap menerima penumpang dari mana saja dan tujuannya di stasiun yang jelas. Ketika Nahdlatul Ulama dijadikan seperti gerbong kereta api, maka Nahdlatul Ulama akan menjadi organisasi yang maju dan terus berkembang dan kenyataannya Nahdlatul Ulama hari ini tidak hanya besar tapi juga terus membesar,” sambungnya.

Acara Konfercab tersebut diakhiri dengan sidang pleno serta sidang Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dengan menetapkan, KH. Ahmad Damanhuri sebagai Rois Syuriah PCNU Kota Depok, dan KH. Achmad Solechan sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok masa khidmat 2024-2029. *

*(Aditya Ishlahuddin)

Tags

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close