DaerahLembaga & Otonom

Hibah Modal Usaha dan Bazar UMKM Fatayat NU Depok, Program Nyata Kemandirian Ekonomi Perempuan)

Pengurus Cabang Fatayat NU Kota Depok bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok memberikan hibah berbentuk uang modal usaha kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kader Fatayat. Pemberian modal usaha tersebut sebagai upaya untuk memberdayakan UMKM perempuan yang ada di Kota Depok.

Dalam kesempatan memberikan keterangan terkait kegiatan, Ketua Fatayat NU Kota Depok, Ade Rina Farida berharap bantuan modal usaha benar-benar digunakan dengan baik. Digunakan untuk pengembangan usaha. Hal ini Ia dorong agar program ini berhasil dan tahun depan bisa lebih banyak lagi memberikan modal usaha kepada para kader Fatayat, pelaku UMKM.

“Ini agar kader Fatayat NU Kota Depok yang memiliki usaha kecil menengah bisa terbantukan semua, setelah para pelaku UMKM Fatayat berkembang nanti gantian mereka bisa membantu sahabat-sahabat yang lain memberikan bantuan modal,” kata Ade, 19 Januari 2024.

Ade juga menjelaskan, kader Fatayat NU tidak hanya diberikan modal, namun mereka juga diberi wadah yang bernama Bazzar UMKM, dengan tujuan untuk mempromosikan produk mereka ke khalayak ramai. Terutama pada saat PC Fatayat NU Kota Depok melakukan agenda rutinan pengajian.

“kami selalu libatkan Usaha UMKM terlibat aktif, memeriahkan kegiatan dengan membuka stand promosi usaha mereka. Itu yang kami dorong ke Koordinator bidang ekonomi, Salisiatul Janah. Termasuk saat acara penyerahan bantuan, pelaku usaha juga membuka stand.” Ungkapnya

Wakil Ketua Bidang Ekonomi Fatayat NU Depok, Roazah mengatakan, bantuan tersebut merupakan pemberian hibah modal usaha kedua yang diberikan, kepada para pelaku UMKM. Khususnya organisasi perempuan seperti Fatayat NU.

“Program Baznas ini bernama Srikandi Pejuang Ekonomi Keluarga. Adapun penerima manfaat dari SRIPEK ini adalah pelaku usaha kecil menengah kader Fatayat NU Kota Depok,” ujar Roazah,

Lanjut Roazah, untuk mendapatkan bantuan hibah ini tidak mudah. Harus melewati seleksi ketat. Selain menjadi kader Fatayat NU, Mereka harus betul-betul mempunyai usaha kecil. Tidak hanya itu, setelah mendapatkan bantuan, Mereka tidak berhenti di sini saja, namun para kader pelaku usaha akan dipantau perkembangannya.

“Pemantauan UMKM Fatayat ini dilimpahkan pada ketua PAC masing-masing yang terdiri dari 11 kecamatan yaitu Beji, Bojongsari, Cilodong, Cimanggis, Cinere, Cipayung, Limo, Pancoran Mas, Sawangan Sukmajaya, Tapos, terangnya.

“Untuk nominal tahun lalu sebesar Rp1 juta rupiah per orang sebanyak 59 pelaku UMKM, dan untuk nominal tahun ini sebesar Rp1,5 juta rupiah per orang sebanyak 67 pelaku UMKM. Ada dua orang yang menerima hibah modal 5 dan 7 juta rupiah tahap selanjutnya dengan terus mengikuti pembinaan dari Baznas,” lanjut Roazah.

Salisiatul Janah, Koordinator Pembantu Bidang Ekonomi PC Fatayat NU Kota Depok, saat ditanya berapa orang yang mengikuti Bazzar UMKM, Ia pun menjelaskan bahwa yang mengikuti ada 10 UMKM.

“Sebenarnya kalau mau nampung, banyak yang kepingin ikut, namun PC Fatayat NU mempuyai kebijakan, bahwa di mana lokasi acara disitu nanti kader yang berpartisipasi. Contoh kaya di Cipayung, hampir semua kader Cipayung yang ikut Bazzar.

Salis, menambahkan keterangan pengalaman unik dan mengejutkan di setiap mengawal program Bazzar. Terdapat moment yang membuat pelaku usaha senang, terutama omset. Bahkan ada yang mendapatkan omset hingga jutaan. Ada juga yang promosi barang, dengan diskon besar-besaran, seperti sandal 5.000 an. Sehingga barang yang dijual laku keras, sampai habis,” terangnya dengan semangat.

Lanjut Salis, memang tujuan Bazar adalah memberi wadah bagi mereka, agar usahanya semakin dikenal lebih luas.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Depok Endang Ahmad Yani menyampaikan bahwa program SRIPEK Baznas adalah satu-satunya program pemberian modal usaha di Kota Depok, program ini terinspirasi dari GRAMEEN BANK yang ada di Bangladesh.

“Baznas tidak memberikan dalam bentuk pinjaman tetapi dalam bentuk hibah, harapan terbesar dari Baznas adalah semoga semakin banyak yang menyalurkan zakat mal ke Baznas sehingga kami bisa memberikan bantuan dana pada UMKM organisasi wanita di Depok secara luas dan merata,” Tandas Endang.

Kontributor: Tita Hetin

Tags

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close