AmaliahAqidah

Hiasi Hari dengan Bersholawat, ini Hikmahnya

Dalam kitab Dalail Khoirot

Diceritakan, ada seorang waliyullah bernama Muhammad bin Sulaiman A Jazuli seorang Musafir. Dalam  perjalanannya, kehabisan bekal air minum. Ia lalu mencari kesana kemari untuk mendoatkan air kembali. Akhirnya menemukan desa yang ada sumur dengan sumber mata air jernih.

Masih cerita dalam kitab Dalail Khoiro,  Muhammad bin Sulaiman mendekati sumber mata air tersebut. Lalu berencanan mengambil air, namun sayang tak ada alat bantu untuk mewujudkan niat ambil air dari sumur.

Sang waliyullah pun terdiam, berselang jam kemudian, berfikir bagaimana caranya untuk mengambil air dalam sumur. Dalam lamunannya panjang, terlihat dari kejauhan, seorang anak kecil sedang mengambil air sumur dengan mudah tampa alat, langsung meminumnya. Muhammad bin Sulaiman heran.

Untuk menghilangkan rasa penasaran, Muhammad bin Silaiman pun mendekati anak kecil tersebut, lalu bertanya.

“Nak tadi kamu ambil air minum dari sumur, kok bisa tidak memakai gayung?,”

Jawab anak kecil.

“Dengan membaca sholawat 10 kali lalu air itu naik ke atas sehingga mudah untuk saya ambil lalu meminumnya,”!

Mendengar jawaban dari anak kecil, seketika sang Wali terdiam. Ia menilai apa yang terjadi pada diri anak kecil sangat menakjubkan.

Masih dalam kondisi heran, sang wali pun masih penasaran dengan apa yang telah terjadi. Lalu ia  bertanya lagi kepada anak kecil.

“Apakah semua penduduk juga sama mengambil air tanpa gayung?,”

Lalu si anak kecil menjawab.

“Ya semua penduduk desa ini bersholawat setiap hari sebagai kebutuhan,”

Dari cerita tersebut, bisa diambil pelajaran oleh Imam Muhammad bin Sulaiman Al Jazuli, bahwa membaca sholawat mempunyai hikmah dan keberkahan.

Sejalan dengan kisah cerita di atas, Nabi Muhammbad SAW sendiri mengajarkan manfaat membaca Sholawat. Tidak hanya itu, Allah telah mengatakan barang siapa yang melantunkan sholawat setiap hari, akan dibalas dengan mengabulkan 100 kebutuhan kepada mahluknya. Dari 100 doa yang dikabulkan untuk memenuhi kebutuhan terbagi dua, yakni 70 untuk kebutuhan akhirat. Sisanya 30 perkara doa yang dikabulkan untuk kebutuhan dunia.

Sebagaimana sabda Nabiyuna Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Anas radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah salallahu ‘alaihi wasalam bersabda: 

“Barang siapa bershalawat kepadaku di hari Jum’at 100 kali, maka Allah akan mengabulkan baginya 100 hajat (kebutuhan), yang 70 dari kebutuhan akhirat dan 30 dari kebutuhan-kebutuhan duniawi”

“Dan Allah membebankan shalawat tersebut kepada malaikat hingga menghaturkannya ke kuburanku, layaknya (cahaya) hidayah yang masuk kepada kamu sekalian,  dan malaikat memberi tahu akan namanya, kemudian aku menetapkannya di sampingku di dalam lembaran yang putih bersih, dan dengan shalawatnya, aku mencukupinya (memberi syafaat) kelak di hari kiamat,”

Penulis: Iskandar Zulkarnaen

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close