Hadits

Bolehkan Shalat Dhuha Dilaksanakan secara Berjamaah dan dengan Bacaan Jahar?

Shalat dhuha merupakan salah satu salat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam. Shalat dhuha dilaksanakan sebagai salah satu bentuk sedekah bagi organ tubuh.

Shalat dhuha dapat dilaksanakan mulai dari pagi hari hingga sebelum datangnya adzan dhuhur. Waktunya kisaran di jam 7 sampai jam 11 siang sebelum Dzuhur.

Shalat dhuha masuk dalam kategori sholat sunnah munfarid, yang di lakukan dengan secara sendiri, tidak berjamaah.

Saat ini banyak sekali sekolah-sekolah yang menjadikan shalat dhuha menjadi agenda rutinitas sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas, kebiasaan ini menjadi satu rangkaian yang harus dilakukan oleh para siswa, terkadang pelaksanaan shalat dhuha dengan cara berjamaah dipimpin oleh guru bidang studi PAI.

Apakah boleh mengerjakan shalat dhuha secara berjamaah dan dilaksanakan secara jahr (mengeraskan bacaan shalat)?

Ada dua alasan mengapa shalat dhuha dilaksanakan dengan berjamaah:

Shalat sunnah munfarid dilaksanakan secara berjamaah adalah persoalan khilafiyah, ada ulama yg membolehkan salah satunya Imam Nawawi dalam syarah Muslim berkata :
rahimahullah mengatakan,

جَوَاز النَّافِلَة جَمَاعَة ، وَلَكِنَّ الِاخْتِيَار فِيهَا الِانْفِرَاد إِلَّا فِي نَوَافِل مَخْصُوصَة وَهِيَ : الْعِيد وَالْكُسُوف وَالِاسْتِسْقَاء وَكَذَا التَّرَاوِيح عِنْد الْجُمْهُور
“Boleh mengerjakan shalat sunnah secara berjama’ah.

Kemudian boleh juga untuk tujuan pembelajaran dan pembiasaan.

Sebagaimana ungkapan Imam Ibnu Hajar Alasqolaniy :

وَأَنَّ مَحَلّ الْفَضْل الْوَارِد فِي صَلَاة النَّافِلَة مُنْفَرِدًا حَيْثُ لَا يَكُون هُنَاكَ مَصْلَحَة كَالتَّعْلِيمِ ، بَلْ يُمْكِنُ أَنْ يُقَال هُوَ إِذْ ذَاكَ أَفْضَل وَلَا سِيَّمَا فِي حَقّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ .
“Shalat sunnah yang utama adalah dilakukan secara munfarid (sendirian) jika memang di sana tidak ada maslahat seperti untuk mengajarkan orang lain, namun dapat dikatakan bahwa jika shalat sunnah secara berjama’ah dilakukan dalam rangka pengajaran lebih utama, lebih-lebih lagi pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi sallam.

Hakim Hasan
(Guru Islami Studies di SMP Lazuardi Al Falah-Depok)

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close