Daerah

Berbagi Sembako di Duren Seribu, Wahid Foundation Tebar Nilai Kemanusiaan di Bulan Ramadhan

Depok- Wahid Foundation bersama Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Damai Duren Seribu membagikan bantuan berupa paket sembako kepada warga Kelurahan Duren Seribu yang membutuhkan dan terdampak Covid-19. Pembagian sembako ini merupakan bagian dari aksi Pokja Kelurahan Duren Seribu dan Aksi Teman Wahid Foundation yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan melalui Program Desa Damai.

Program Manager sekaligus Asisten Direktur Wahid Foundation Visna Vulovik mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat khususnya mereka yang terdampak pandemi covid-19. Paket bantuan sembako yang diberikan kepada warga Duren Seribu sebanyak 100 paket sembako yang disalurkan kepada 100 kepala keluarga yang membutuhkan.

“Apa yang kami lakukan saat ini, bertemu dengan anggota dampingan dan masyarakat terdampak Covid-19 dan keluarga yang membutuhkan adalah bagaimana kami mewujudkan nilai-nilai perjuangan Gus Dur dengan cara yang cepat dan tepat,” terang Visna, Sabtu (1/05).

Visna menjelaskan, aksi pembagian sembako tersebut bukanlah akhir dari aksi Wahid Foundation dalam Program Desa/Kelurahan Damai bersama Pokja Kelurahan Damai dan Pemerintah Kelurahan Duren Seribu. Sebab, kata Visna, Wahid Foundation akan membantu dan bekerjasama dengan Kelurahan untuk mendorong penguatan ekonomi kelompok melalui Koperasi Cinta Damai Wahid demi terciptanya akses Kesehatan, pendidikan, dan mencegah konflik terjadi di tengah masyarakat.

“Melalui Desa Damai, Wahid Foundation mengajak desa melakukan aksi kemanusiaan yang bukan sekedar kerja karikatif, namun kerjasama dengan pemerintahan setempat salah satu cara komprehensif agar nilai-nilai kemanusiaan bisa terwujud dalam kebijakan pemerintah setempat,” ucapnya usai memberikan bantuan kepada sejumlah warga Duren Seribu.

Vina menegaskan, kegiatan tidak hanya berhenti disini. Wahid Foundation juga membangun perekonomian kelompok melalui Koperasi Cinta Damai Wahid di Desa/Kelurahan Damai. Hal ini sengaja dilakukan dalam rangka ntuk memperkuat sasaran kesehatan, pendidikan, dan pencegahan konflik, kami bekerja sama dengan Kelurahan dalam kerangka Aksi Kelurahan Damai. Apresiasi mendalam kami kepada Kelurahan Duren Seribu yang tanggap menangkap inisiatif ini.
Di tempat terpisah, Ketua Koperasi Cinta Damai Wahid (KCD) Siti Kholisoh mengatakan, KCD selama ini aktif membantu memperkuat ekonomi kelompok rentan seperti perempuan supaya memiliki ketahanan ekonomi melalui program pemberdayaan perempuan.

“Kegiatan Teman Aksi Wahid merupakan kegiatan rutin selama bulan Ramadan. Selain bentuk kepedulian kami kepada kelompok rentan, Koperasi Cinta Damai Wahid selama ini aktif melakukan pemberdayaan ekonomi kelompok perempuan. Sehingga para perempuan bisa memiliki ketahanan ekonomi, berdaya dan mandiri.”ungkap Siti saat dihubungi terpisah melalui Whatsapp.

Lurah Duren Seribu, Suhendar SP mengapresiasi aksi pembagian bantuan paket sembako yang dilakukan oleh Wahid Foundation bersama Pokja Kelurahan Damai Duren Seribu kepada warganya. Ia berharap, akan ada aksi positif lain yang berkelanjutan yang dilaksanakan Wahid Foundation dan Pokja Kelurahan Duren Seribu di Kelurahan.

“Pembagian sembako ini luar biasa penting, apalagi ditengah Pandemi banyak warga yang semakin sulit ekonominya. Kami sangat mengapresiasi langkah Wahid Foundation yang merespons cepat kebutuhan ini. Kedepan, saya berharap tindakan positif semacama ini juga bisa berlanjut secara sustainable di aksi kelurahan damai duren seribu.” Katanya saat membuka kegiatan pembagian paket sembako tersebut.

Terakhir, Lilis Sunarni Ketua Pokja Damai kelurahan Duren Seribu mengatakan, kegiatan pembagian paket sembako tersebut merupakan awal Aksi Kelurahan Damai pasca melaksanakan deklarasi beberapa waktu lalu. Ke depannya, Pokja Damai Kelurahan Duren Seribu akan fokus kepada persoalan Kesehatan, ekonomi, dan budaya untuk meminimalisir terjadinya konflik di wilayah kelurahan baik konflik keluarga, maupun sosial.

“Setelah kami berdeklarasi menjadi Kelurahan Damai, sebagai ketua Pokja, kami melihat ada beberapa persoalan yang perlu disasar, salah satunya adalah kesehatan, kebudayaan dan ekonomi. Pokja Kelurahan Damai Duren Seribu melakukan gerakan cepat tanggap untuk mengurangi beban ekonomi di masa pandemi. Kami bersyukur Wahid bisa mendukung. Namun ke depannya, Pokja bersama Kelurahan ingin mengembangkan Aksi Kelurahan Damai dengan fokus pada persoalan Kesehatan, ekonomi, dan budaya sehingga bisa meminimalisir konflik keluarga. Salah satu yang akan kami lakukan adalah pengembangan layanan konseling bagi pasien keluarga tidak mampu yang belum mendapat perhatian dari pemerintah dan korban kekerasan / konflik sehingga mereka bisa memperoleh hak mereka. Di sisi lain, kami berharap pihak Kecamatan Bojongsari mau mendukung Aksi ini.” Pungkasnya.

Penulis: Tita Hetin

Tags

Artikel yang berkaitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close